Gantungan Kunci

Gantungan Kunci

Penulis: Nucky
ON GOING
NOVEL
Aktif
4 Bab
15,4k Total View
5,0
© Sekotak Digital

BAB 1

Bab 1: Awal Yang Memilukan

15,4k 10 Mar 2026

Aku adalah arwah penasaran yang disimpan di dalam gantungan kunci. Semasa hidup  aku tak pernah merasa di cintai oleh keluarga, teman dan kekasih. 
Mereka berlomba-lomba membuatku  menderita tuk mengambil hartaku. Aku dikurung di dalam gantungan ini agar tak dapat membalaskan dendam. 
Mereka membuangnya di sebuah tempat yang jauh. Suatu hari aku melihat ada seorang pria yang berdiri diatas pohon itu. Dia melihat gantungan kunci itu. Dia membawa ku dan memberikan aku cinta sehingga sihir itu musnah. 

Dimalam yang dingin pasangan kekasih di bunuh oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal satu minggu lagi keduanya akan menikah. 
Sang wanita sempat memohon agar tidak di bunuh, namun beberapa pria tidak terima dan langsung menembaknya. Wanita ini bernama Sara berumur 20 Tahun. Dia yang kini telah menjadi arwah yang tidak terima di perlakukan dengan buruk. Rupanya semua terjadi karena perebutan harta. 

Otak pembunuhan adalah kakak kandungnya sendiri. Ana berumur 23 tahun seorang wanita yang cantik dan memiliki pribadi yang sopan juga baik. Tidak ada yang menyangka jika dia adalah dalang dari semuanya.Lantaran takut arwah adik tirinya menghantui dirinya, dia menyuruh seorang untuk mengurung arwahnya di dalam 
gantungan kunci. Lalu menggantungnnya disebuh pohon besar di tengah hutan. Setiap saat Sara duduk di bawah pohon lantaran dirinya tidak dapat pergi jauh dari gantungan kunci tersebut.

Berpuluh-puluh tahun berlalu, hutan itu kini telah berubah menjadi kawasan yang banyak diminati masyarakat karena tempatnya yang strategis dan menyenangkan. 
Sedangkan Ana kini sudah memiliki anak dan kini usianya 56 tahun. Seorang pria bernama Nata baru saja berpisah dengan kekasihnya. Dia memutuskan hubungannya karena sang kekasih selingkuh dengan Pria lain. 

Sambil menahan air matanya Nata pergi berjalan menuju rumahnya, Namun karena hari yang panas Nata berteduh di bahan pohon besar tempat Sara berdiam diri. 
Nata pun mengambil topinya dan menggunakannya untuk kipas. Duh panas banget hari ini, tumben mungkin saja nanti malam akan hujan. Cowok ini sangat tampan, boleh gak sih aku ganggu ujar Sara. Sara pun meniup telinga Nata. Ahhh segar ada juga angin di sini ujarnya. Nata pun bersandar di pohon besar itu sambil matanya melihat sekeliling. Rupanya Nata melihat Gantungan kunci berbentuk liontin merah di dahan pohon. Penasaran dengan Gantungan kunci itu, Nata pun mengambil ranting untuk menjatuhkannya namun gagal. Dia memutuskan untuk naik ke pohon besar itu dan berhasil mengambil gantungan kunci itu. Bagus juga gantungan ini, semoga kamu bisa jadi teman ku ujar Nata. Aku taruh kamu dimana ya.. hmmm yaudah deh aku taruh kamu di tas aku aja deh. Setelah itu Nata pulang.

Senyum bahagia dari Wajah Sara terlihat dengan sangat jelas. Sudah lama aku tak merasakan rasa seperti ini, apa ini cinta pandangan pertama.. ahh mana mungkin aku mencintai manusia, aku hanya arwah penasaran.Ahhhh sampai juga dirumah nata yang lelah langsung saja berbaring diatas tempat tidur. Kemudian dia melihat gantungan kunci yang baru saja di bawanya pulang. Kamu beruntung bertemu dengan ku, coba di tangan orang lain bisa dijual. Semoga kita bisa berteman dengan sangat dekat.. Nata pun tertidur dengan pulas.Cakepnya cowok ini, ujar Sara yang duduk di sebelah Nara. Ya Tuhan andaikan aku bisa hidup kembali, aku ingin merasakan cinta dari pria ini. Ku yakin dia cowok yang baik. Aku kasihan melihat dia disakiti oleh wanita yang jahat.  Andaikan saja, tapi tidak mungkin aku sudah mati.. Sadarlah sara kamu tidak bisa mencintai manusia ini.. huhh

Sara memejamkan matanya dan keesokan harinya.. Krrriiiinngg alarm jam berbunyi dengan nyaring. Nata pun terbangun dan mengambil jam itu. 
Wah gawat aku sudah ketinggalan kereta buat beli persediaan untuk hari Natal. Ahh tidak aku tidak bisa membeli kue yang enak di hari Natal. Kenapa kamu gak membangunkan ku, Jangan hanya duduk saja disitu.Hmmmm, sara pun menunjuk wajahnya.. maksud kamu aku ya.. Haaa! siapa kamu mengapa bisa berada di 
dalam rumah ku.. 

Aku !! hmmm kamu dapat melihat ku..

Yayayaya aku dapat melihatmu dengan 
sangat jelas. 

Apa kau pencuri! 

Ihhh aku cantik begini kamu bilang pencuri.  Ayo cepat keluar dari sini.. Nata pun memegang tangan Sara. 

Berikan Reaksi untuk Bab Ini

1
1
0
0
0
0

Diskusi Bab Ini

PENDAPAT PETUALANG

@citra

14 Mar 2026
Cerita: 5 ⭐ Karakter: 5 ⭐

meski novel lama tapi tetap suka karya kak nucky 🥰🥰