Air Mata Terkutuk

Air Mata Terkutuk

Penulis: Nucky
ON GOING
NOVEL
Aktif
1 Bab
671 Total View
5,0
© Sekotak Digital

BAB 1

Bab 1: Pertemuan Menyakitkan

671 10 Mar 2026

Malam berganti menjadi sepi.. setiap pukul 12 malam aku harus pulang bekerja jalanan pun sudah sepi. 
Hari itu hanya tersisa aku dan andre di kantor.

Tika: aku pulang duluan ya. 
Andre: Ok deh tik hati-hati ya kamu di jalan.
Tika: Wah makasih ya kamu perhatian sekali hehehe. 

Aku pun tersenyum lebar padanya. 

Setibanya di parkiran ku buka tas mengambil kunci mobil dan keluar dari parkiran menuju rumah. Diperjalanan tiba-tiba Rio mengirim pesan singkat pada ku. Dengan rasa senang ku buka pesan darinya..

Ku baca perlahan pesan darinya, katanya dia gak sempat membalas sms karena sibuk. 
Yah aku percaya padanya, lapi apa yang ku lihat setelah nya begitu menyakitkan.
Ku tutup ponsel dan pergi ketempat orang jual nasi goreng. 

Ouhh perutku lapar sekali,hari ini sangat lelah seperti biasanya..
Baru saja sampai ku lihat rio sedang bercumbu dengan seorang wanita di dekat gang kecil.  Sungguh menyakitkan perasaan ku hingga tak dapat menahan sedih, air mata ku menetes. 

Ku hentikan mobil dan segera ku menghampiri dan bertanya siapa dirinya. Rio, siapa dia? wajah Rio mendadak pucat. 

Tika, ini istriku. Kami baru saja menikah. 

Ooh maaf jika begitu.

Aku kembali ke mobil sambil menahan air mata ku. Mobil pun kugas dengan penuh, aku sudah tak lagi mengenal yang namanya rasa takut terlalu kesal dan kecewa, lalu terucap kata-kata yang aku sendiri tak tahu entah dari mana bisa ada begitu saja di pikiran ku. 

Aku menyesal mengenal kamu rio!! Seandainya kamu mati saja. 

Tiba-tiba… disaat lagi ngomel sendirian ada seorang wanita.. Didepan mobil ku, 

Ahhhhhl! 

Aku pun coba menghentikan mobil dengan menginjak rem sampai habis.
Aku pun langsung emosi dan keluar. 

Hey…

Kamu kenapa sih?.. ga lihat kalau mau menyeberang jalan.

 Heh!!! kamu yang ngapain?  Makanya jangan terlalu cepat. Lihat ini kan
memang tempat penyebrangan.

Duh bodoh banget aku cuma gara-gara.. Laki-Jaki kayak Rio jadi seperti ini.  Aku merasa bersalah padanya, ahh gila bener pikiran ku kacau gara-gara memikirkan masalah cinta.

Maaf mbak saya yang salah…. 

Huhh, makanya hati-hati lain kali mbak... 

Aku pun menunjukkan wajah bersalah padanya sebelum wanita itu pergi.
Disaat yang sama ponsel ku berdering.  

Aku sempat kaget dibuatnya. Duh bikin kaget aja sih. Siapa juga malam-malam begini gak ada namanya lagi...

Penasaran aku segera mengangkat ponsel ku. 

Yupp tika disini? 

iya tik ini aku tony, kabarnya ada pembunuhan di daerah blok 11..  kondisinya
sangat parah. Ok aku akan kesana deh.. 

Bergegas aku segera pergi menuju lokasi pembunuhan dengan terburu-buru.

Sesampainya disana aku melihat begitu banyak polisi, lalu ku lihat warga sudah berkumpul dan mereka seakan ketakutan. Diantara warga mata ku fokus kepada seorang wanita yang terduduk di bawah pohon.  Aku pun menghampiri seorang wanita yang menangis terduduk di sebuah pohon.

Mbaaak?? kenapa nangis? 

huuuhuuuhu … huuuu….  wanita remaja itu terus menangis. 

Kenapa? Tanyaku lagi dengan lembut padanya. Lalu ku mencoba menenangkan nya dengan merangkul, tapi dia malah tertawa.. haha …  lalu berkata tugas ku berakhir sayang  saatnya giliran mu. 

Maksudnya? tanya ku dengan bingung padanya.. Namun dia tersenyum lebar lalu mengusap air mata nya .. dan tiba-tiba saja dia mencekik ku.  

Aku berusaha melepaskannya tapi dia terlalu kuat. Wajah nya semakin dekat dengan wajah ku lalu tetesan air mata nya jatuh ke pipi ku.  Aku terus berusaha untuk lepas darinya sampai air mata ku menetes sakit menahan rasa sakit yang luar biasa.  Tiba-tiba saja disaat aku berusaha untuk melepaskan cekikannya dia menghilang.. aku terkejut dan mencoba berdiri sambil memegang leher ku yang terasa masih tercekik. 

Lalu dari jauh ku lihat tony melihatku. Dia berlari menghampiriku. Ngapain kamu disini. Kok kayak orang kesakitan. Ga apa-apa kok Cuma lagi pusing jawabku sambil terus memegang leher ku. 

Oh iya jenasahnya ada di dalam rumah itu. Iya iya jawab ku singkat. Kamu kenapa kok beda dari biasanya tik? Tanyanya padaku. 

Ga tadi ada cewek tiba-tiba mencekikku di pohon ini. Ahh ngarang saja kamu, mana
bekas nya juga ga ada. Lalu ku raba leher ku benar ga ada bekas nya. Kamu menghayal ya.
ga mungkin aku menghayal ton, jelas banget kok cewek tadi lagian masa iya hayalan tapi
rasanya kayak beneran. Ya mungkin aja Tik hayalan didunia nyata wkwkwk. Uhhhh dasar
kamu, ga tau temen lagi terluka sempat aja ketawa.

Yaelah tik maklumin aja lah namanya juga kehidupan. Udah yuk kita kesana dari pada disini kasihan kamu kedinginan. Mulai deh mulai. Nanti dilapor m sama istri di rumah baru tahu rasa. Jangan donk kan cuma bercanda doank. 

Aku pun ikut bersama tony untuk melihat jenasah.. sesampainya didalam rumah bau busuk yang menyengat menusuk hidungku. Uuuhhh bau banget, ada masker ga nih. Ini bu, maskernya kata salah satu anak buahku.

Uuhh …. aku kaget mayat yang ditemukan ternyata telah membusuk dengan cairan
kental yang keluar dari mata.  Aku terduduk melihatnya, ternyata dia seorang pria. Nanti
kita selidiki lebih lanjut lagi. Oh ya bawa ke rumah sakit untuk segera di otopsi ujar ku.

Siap bu kata mereka dengan cepat, aku pun menghembuskan nafas yang sangat dalam.
Bruukk tiba-tiba jendela yang ada dikamar tertutup ya Tuhan..  aku terkejut, ga usah
takut cuma jendela kok. Hahaha ujar tony mencoba menghibur ku.

Huh kamu bisa saja lagian aku ga percaya ahh sama yang begituan. Begitu gimana maksud kamu tika? ya hal-hal mistis begitulah.  Masa sih tik? iyalah mana mungkin detektif sepertiku takut sama yang namanya hantu. Manalah mungkin ton wkwkwk.

Oh gitu tapi tau ga? kalau sebenarnya kasus kita kali ini sangat berhubungan dengan mistis. Lah masa iya, jangan bercanda kamu ton? serius tik.. beneran aku ga mungkin bohongin kamu masalah seperti ini.

Apa kamu tidak lihat cairan putih yang kental keluar dari mata nya iyaa aku lihat kok tadi. Tau itu apa? ya mana aku tau lah ton? katanya dia terkena kutukan. Kutukan!! kutukan apa sih ton? kutukan air mata seorang wanita yang katanya di bully lalu disiksa sama teman-teman sekolahnya.

Bahkan sampai saat ini katanya sih cewek yang di bully itu tidak pernah lagi pulang kerumah. Maksud kamu menghilang ton? iya tik, dia menghilang dan semenjak itu banyak kejadian aneh dirumah nya. Bahkan satu persatu yang membullynya pun tewas dengan cara yang sama seperti mayat tadi tik. liiiihhkk serius, iya tik? Kalau kamu ga percaya sama aku ayo sekarang juga kamu ikut aku. Kemana ton? udah ikut aja. Aku dan tony pun bergegas pergi kesuatu tempat.

Berikan Reaksi untuk Bab Ini

1
1
0
0
0
0

Diskusi Bab Ini

PENDAPAT PETUALANG

@citra

10 Mar 2026
Kesan Baca: 5 ⭐ Cerita: 5 ⭐

Aku suka banget baca ini